Lokakarya Mini Lintas Sektor PKM Data Dian Perkuat Sinergi Penanganan Stunting di Kecamatan Kayan Hi

By Marjones 10 Sep 2026, 10:15:06 WIB Kabar Kecamatan
Lokakarya Mini Lintas Sektor PKM Data Dian Perkuat Sinergi Penanganan Stunting di Kecamatan Kayan Hi

Data Dian, Kayan Hilir – Pusat Kesehatan Masyarakat (PKM) Data Dian melaksanakan Lokakarya Mini Lintas Sektor (Linsek) sebagai forum koordinasi dan evaluasi program kesehatan bersama Pemerintah Kecamatan Kayan Hilir, Pemerintah Desa, kader Posyandu, serta unsur terkait lainnya. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Rabu, 9 September 2026, bertempat di PKM Data Dian, Kecamatan Kayan Hilir, dan dimulai pada pukul 09.00 WITA.

Lokakarya Mini Lintas Sektor merupakan salah satu wadah untuk memperkuat koordinasi antara sektor kesehatan dengan pemerintah dan berbagai unsur masyarakat dalam membahas permasalahan kesehatan di wilayah. Melalui forum ini, berbagai program yang telah dilaksanakan dapat dievaluasi sekaligus dirumuskan langkah tindak lanjut secara bersama-sama.

Salah satu agenda utama yang menjadi perhatian dalam kegiatan tersebut adalah penanganan dan percepatan penurunan angka stunting pada anak. Permasalahan stunting menjadi perhatian pemerintah karena penanganannya membutuhkan kerja sama lintas sektor, tidak hanya melalui pelayanan kesehatan, tetapi juga dukungan pemerintah desa, kader Posyandu, keluarga, serta masyarakat.

Baca Lainnya :

Evaluasi Data Stunting di Wilayah Kayan Hilir

Dalam kegiatan lokakarya, disampaikan perkembangan data stunting yang berada di wilayah binaan PKM Data Dian. Berdasarkan data yang dipaparkan dalam pertemuan tersebut, terdapat 2 anak stunting di Desa Data Dian, sementara Desa Sungai Anai terdapat 1 anak dan Desa Long Metun terdapat 1 anak.

Selain wilayah kerja PKM Data Dian, turut dibahas kondisi stunting pada wilayah Kecamatan Perwakilan Kayan Hilir di Long Sule yang menjadi wilayah binaan PKM Long Sule. Berdasarkan data yang disampaikan, terdapat 8 anak stunting di Desa Long Sule dan 7 anak di Desa Long Pipa.

Data tersebut menjadi bahan evaluasi bersama untuk melihat kondisi kesehatan anak di masing-masing wilayah serta menentukan langkah-langkah yang perlu dilakukan dalam upaya pencegahan dan penanganan stunting secara terpadu.

Pembahasan tidak hanya berfokus pada jumlah kasus, tetapi juga pentingnya memperkuat pemantauan pertumbuhan dan perkembangan anak, pemenuhan kebutuhan gizi, peningkatan pengetahuan keluarga, serta optimalisasi peran Posyandu sebagai salah satu ujung tombak pelayanan kesehatan masyarakat.

Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor

Kegiatan Lokakarya Mini Lintas Sektor dihadiri oleh unsur Pemerintah Kecamatan Kayan Hilir, yaitu Derafet, S.IP., M.Si., selaku Sekretaris Camat; Parel Ngang, S.E., M.H., selaku Kasi Kesejahteraan Sosial; dan Marjones, S.Pd.K., M.H., selaku Kasi Pemerintahan.

Turut hadir Kepala Desa Data Dian, Trim Ifung; Kader Posyandu Ledung Mengun; Indra Ferdi, A.Md.Kep., selaku pemapar materi; serta seluruh pegawai PKM Data Dian.

Kehadiran berbagai unsur tersebut menunjukkan pentingnya sinergi dalam menangani persoalan kesehatan masyarakat. Pemerintah kecamatan dan pemerintah desa memiliki peran dalam mendukung pelaksanaan program di tingkat masyarakat, sementara tenaga kesehatan dan kader Posyandu berperan dalam memberikan pelayanan, pemantauan, edukasi, serta pendampingan kepada keluarga.

Melalui koordinasi yang dilakukan secara berkelanjutan, setiap permasalahan yang ditemukan di lapangan diharapkan dapat segera ditindaklanjuti sesuai dengan tugas dan kewenangan masing-masing pihak.

Penanganan stunting juga memerlukan perhatian terhadap kondisi keluarga dan lingkungan anak. Oleh karena itu, edukasi mengenai pola hidup bersih dan sehat, pemenuhan gizi, pemantauan tumbuh kembang, serta peningkatan kesadaran orang tua menjadi bagian penting dalam upaya pencegahan stunting sejak dini.

Hasilkan Kesepakatan untuk Tindak Lanjut

Selain menjadi forum evaluasi, kegiatan Lokakarya Mini Lintas Sektor juga menghasilkan beberapa keputusan dan kesepakatan yang akan menjadi acuan dalam pelaksanaan upaya percepatan penanganan dan pengentasan stunting di Kecamatan Kayan Hilir.

Kesepakatan tersebut diharapkan dapat ditindaklanjuti oleh masing-masing pihak melalui koordinasi dan kerja sama yang lebih terarah. Dengan adanya pembagian peran yang jelas, program penanganan stunting diharapkan dapat berjalan lebih efektif dan mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Pemerintah Kecamatan Kayan Hilir bersama PKM Data Dian dan pemerintah desa diharapkan terus memperkuat komunikasi dalam pelaksanaan program kesehatan. Evaluasi secara berkala menjadi penting untuk memastikan bahwa kegiatan yang telah direncanakan dapat dilaksanakan dan memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya bagi anak-anak yang membutuhkan perhatian dan pendampingan.

Pelaksanaan Lokakarya Mini Lintas Sektor juga menjadi momentum untuk membangun komitmen bersama bahwa penanganan stunting merupakan tanggung jawab bersama. Kolaborasi antara pemerintah, tenaga kesehatan, kader Posyandu, keluarga, dan masyarakat menjadi salah satu kunci dalam mewujudkan generasi yang sehat dan berkualitas.

Dengan adanya sinergi lintas sektor yang terus diperkuat, diharapkan berbagai permasalahan kesehatan di wilayah Kecamatan Kayan Hilir dapat ditangani secara lebih cepat, tepat, dan berkelanjutan. Upaya tersebut sekaligus mendukung peningkatan kualitas pelayanan kesehatan dan terwujudnya masyarakat Kayan Hilir yang sehat, mandiri, dan sejahtera.

 




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment